Selasa, 02 Mei 2017

Keutamaan Ilmu


Anjing terlatih cukup dilepas baca Bismillah, dia menangkap , maka hewan yang di tangkap ini kalau tiba dalam kondisi mati maka dia halal untuk dimakan. Kalau ada air liur anjing disitu, itu tidak dipermasalahkan, bukan dihukumi najis, itu dimaafkan. Ini khusus untuk pembahasan hewan yang terlatih. 
Perhatikan kalau dia tidak terlatih bagaimana pengaruhnya. Dihukum fikih itu kalau misalnya ada anjing terlatih sudah dilepas mengejar rusa misalnya dia lari, begitu tuannya menemukan anjingnya dalam keadaan rusanya sudah mati dan ada anjing tidak terlatih disitu maka rusa ini menjadi tidak halal dimakan, karena ndak tau yang mana yang bunuh rusa ini, anjing terlatih atau anjing yang tidak terlatih. Jelas ya., jadi keberadaannya disitu saja bikin sial anjing yang terlatih. Sehingga ini rusa menjadi tidak bisa dimakan.

Bagaimana pula dengan manusia.., 



Ustadz Dzulqarnain
Kuliah Mafatihul 'ilm
Manzumah Mimiyah 2.
dengan sedikit perubahan redaksi.
Read More

Selasa, 28 Februari 2017

Kasih Sayang Rasulullah kepada Kaum Muslimin di Hari Kiamat


Kasih sayang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terus berlanjut hingga hari kiamat. Hari dimana seorang hamba sangat membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Hari dimana tidak bermanfaat harta benda dan anak-anak. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam sangat sibuk memikirkan nasib umatnya pada hari itu. Sampai-sampai Beliau menyimpan doa beliau yang sangat khusus sampai hari kiamat sebagai bentuk syafaat beliau kepada umatnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) :

"Sesungguhnya setiap Nabi mempunyai satu doa yang mustajab. Setiap Nabi sudah menggunakan doa tersebut di dunia. Aku ingin menggunakan doa itu kelak untuk memberi syafaat kepada umatku pada hari kiamat. Syafaat ini -insya Allah- pasti akan didapatkan oleh meraka yang meninggal dari umatku dan tidak menyekutukan Allah" [ HR Bukhari (5945), Muslim (199), Tirmidzi (3602), Ibnu Majah (4307), Ahmad (9500), Malik (494), Darimi (2467) dan Ibnu Hiban (6196)]

Syafaat ini berlaku bagi umat islam yang tidak menyekutukan Allah. Mungkin kasih sayang paling indah di hari kiamat adalah kisah permohonan syafaat seluruh makhluk agar segera dihisab. Dimana saat itu manusia merasakan kesusahan dan penderitaan yang tidak mampu mereka tanggung. Kemudian Rasulullah pergi menuju bawah arsy untuk memintakan syafaat. Rasulullah sujud kepada Allah yang Maha Mulia. Kemudian Rasulullah memuji Allah dengan pujian yang belum pernah diucapkan oleh seorangpun.

Maka Rabb yang Maha Mulia Berkata, "Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu. Mintalah, engkau akan diberi. Mohonlah syafaat, engkau akan diberi syafaat." . Kemudian Rasulullah memintakan syafaat untuk umatnya. Beliau melakukan apa yang tidak pernah dilakukan oleh nabi-nabi lainnya. Ketika diminta, beliau tidak mengatakan , diriku, diriku. Namun beliau bersabda, "Umatku, umatku.". Demi Allah, ini merupakan bentuk kasih sayang yang paling agung!!

Disalin dari buku Inilah Rasul Sang Penyayang, 
Read More

Minggu, 19 Februari 2017

Nasihat Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi


BAGIAN 15 : HARAPAN KEPADA ANAK-ANAK *

Wahai anak-anakku, dunia adalah ladang untuk akhirat. Siapa yang beramal di dunia akan mendapat pahala di akhirat. Siapa yang berbuat jahat di dunia akan mendapat azab di akhirat. Siapa yang berbuat baik maka pahalanya untuk dirinya. Siapa yang berbuat buruk maka akibatnya untuk ia juga. Siapa yang menyia-nyiakan umurnya untuk bermain dan senda gurau yang tidak ada dosanya berarti menyia-nyiakan sesuatu yang berharga, dan akan menyesal pada hari kiamat, di hari yang tidak ada manfaatnya (semua senda gurau selama di dunia).

Kehidupan di dunia adalah permata yang berharga. Apabila digunakan untuk taat kepada Allah maka balasannya di akhirat adalah keuntungan yang abadi tanpa akhir. Siapa yang menggunakan dunia untuk bermaksiat kepada Allah maka rugilah ia di akhirat dengan kerugian yang abadi. Celakalah ia bersama orang yang celaka. Yang menghabiskan dunia untuk permainan dan senda gurau yang tidak ada dosanya akan menyesal dengan penyesalan yang juga abadi.

Aku pun berkata, andai hidupku digunakan untuk ketaatan tentulah aku akan bersama orang yang beruntung dalam nikmat yang luar biasa. Andai kamu di duniamu tidak puas dengan kekurangan dari teman-teman, sehingga berkeinginan dan bekerja keras untuk mengungguli mereka dalam nikmat yang banyak ini, apakah kamu akan puas dengan penyesalan serta kerugian nanti di akhirat?

Kamu lihat temanmu menikmati kemewahan dengan matamu sendiri, sedangkan kamu berada di kalangan orang miskin, maka kamu tentu menyesal dengan hal ini, padahal kamu mampu untuk mendapatkannya. Maka kembalilah berpikir logis! Jika kamu beriman dengan Allah dan hari akhir kembalilah dari permainan dan senda gurau. Lakukanlah yang bermanfaat untuk akhiratmu berupa amal saleh. Pekerjaan yang dibebankan Allah kepadamu sangatlah ringan dibanding kesulitan pekerjaanmu di dunia. Karena ketaatan itu terfokus pada dua hal saja; laksanakan perintah tinggalkan larangan.

Kewajiban ada fardhu dan sunat. Adapun shalat fardhu pada waktunya sekitar lima menit. Andai orang bekerja di dunia seumpama itu dia tidak akan mendapatkan apa-apa. Perbuatan sunat untuk menutup kekurangan yang wajib dan mengangkat derajat. Puasa Ramadhan yang artinya menahan diri dari yang membatalkan dari terbit Fajar hingga Maghrib tiba selama tiga puluh hari. Adakah upah dunia untuk puasa ? Sedangkan Allah menyediakan surga dan pahala yang besar.Dan manfaat puasa sunat sama dengan shalat sunat.

Zakat adalah mengeluarkan 2,5 % dari kelebihan harta untuk membantu orang yang berhak dan itu bukanlah ukuran yang besar. Tapi Allah menjanjikan pahala yang luas. Haji adalah perbuatan tertentu Yang dilakukan di Masjidil Haram. Andai perbuatan itu dari nilai dunia tidak banyak harganya. Dalam perbuatan sunat itu ada rahasia yang tersembunyi yang akan menaikkan derajat seseorang menjadi orang yang ditinggikan.

Adapun perbuatan yang terlarang adalah meninggalkan perbuatan yang diharamkan dan yang makruh. Orang yang meninggalkannya karena Allah, maka untuknya pahala yang besar di akhirat dan manfaat yang banyak di dunia. Kita hanya beramal di dunia, dan akhirat hanya pembalasan, perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan, perbuatan buruk akan dibalas dengan keburukan. Siapa yang kurang iman dan keyakinan pada Allah dan hari akhir akan menyesal pada hari kiamat, penyesalan yang tiada artinya.

Wahai anakku, perhatikanlah shalat jamaah setiap waktu, di saat kamu sehat, karena akan membawa kebaikan di dunia dan akhiratmu. Jika kamu tidak yakin berarti kamu telah sesat dari jalan yang lurus. Karena banyak faedahya (shalat berjama'ah itu). Dalam hadist Nabi Shalallahu 'alaihi wassalam yang shahih, seperti hadist yang menyatakan bahwa shalat jamaah lebih baik dari shalat sendirian dua puluh lima derajat, artinya orang yang shalat berjamaah sama dengan shalat dua puluh lima kali, siapa yang meninggalkan shalat jamaah sangat rugi sekali, tidak akan mendapatkan dua puluh kali lipat pahala dari satu amalan. Orang yang meninggalkan ini sangatlah bodoh, rendah kedudukan dan kurang kecerdasan, bahkan kurang iman dengan Allah dan Rasul-Nya.

Diantara keutamaan berjamaah adalah keutamaan pertemuan, dan sesungguhnya Allah menerima shalat yang tidak khusyu' dengan berkah shalat yang khusyu'. Cahaya shalat orang yang khusyu' akan mempengaruhi cahaya shalat orang yang tidak khusyu'. Cahaya berbagai ibadah akan mempengaruhi dalam menerangi cahaya hati seseorang yang beribadah. Seiring cahaya hatinya, bertambahlah keinginannya dan keseriusannya menghadap Allah, dan akan berkurang keinginannya untuk dunia. Karena itu kamu lihat orang yang rajin shalat jamaah lima waktu akan bertambah ibadahnya dan lebih konsentrasi pada akhirat serta berpaling dari dunia.

Keutamaan berjamaah lainnya adalah bagi orang yang shalat jamaah niscaya yakin dengan jumlah rakaatnya. Shalat sendirian kadang muncul keraguan tiga atau empat rakaat. Keutamaan berikutnya, diantara jamaah kemungkinan ada para wali Allah. Maka semua orang yang shalat termasuk dalam cakupan do'ana. Do'a para wali Allah itu maqbul. Keutamaannya juga, setiap ibadah punya cahaya sesuai keikhlasan dan khusyu'nya, dengan berjamaah berkumpullah cahaya-cahaya yang banyak itu sehingga bertambah konsentrasi kepada Allah. Dunia adalah ladang amal untuk akhirat.

Orang yang lalai akan akhirat yang sibuk dengan permainan berarti ia lalai terhadap ladang akhiratnya, hatinya gelap, rugi dunia-akhirat, rugi di dunia dalam bentuk waktu jadi sia-sia tanpa faedah, dan demikian juga di akhirat, andai digunakan untuk manfaat dunia ia akan beruntung. Adapun rugi akhirat, waktu yang diisi untuk permainan ini bisa digunakan untuk mendapatkan istana, nikmat, keabadian, pelayan, pembantu di akhirat, berarti rugi dunia akhirat dengan kerugian yang besar. Nanti ia akan melihat ketika orang yang beramal mendapatkan balasan amalnya sedangkan ia sendiri tidak mendapatkannya.

Semua ini untuk orang yang beriman dengan Allah dan hari akhir. Jika tidak, tidak perlu pembicaraan antara aku dan kamu. Jika jawabanmu "setuju" , lantas kenapa kamu meninggalkan faedah yang sangat banyak ini. Kalau kamu mengatakan malas, maka perangilah dirimu sendiri dan ingatkan dirimu dengan faedah ini dan tunjukkan manfaatnya dan kerugian meninggalkannya. Orang yang lalai terhadap dirinya berarti menyiapkan untuk irinya itu kehancuran. Akal yang kamu gunakan untuk permainan (akan lebih bermanfaat apabila digunakan) untuk menghalangi dirimu dari mengikuti hawa nafsu.

Pelajarilah manfaat dan mudharatnya serta bandingkan, kemudian halangi dirimu mengikuti hal yang lemah dan bawalah untuk mengikuti hal yang kuat. Seperti inilah (seharusnya) orang berakal yang mencintai dirinya dan menyukai hal-hal mulia.

Sebaliknya, orang yang kurang cerdas, kurang motivasi, menghancurkan diri sendiri dengan menyiapkan dirinya untuk kerugian dan kehancuran. Inilah nasehat dari lubuk hati dan air mata terus mengalir di pipi. Aku ingin kamu menerima nasehat ini, kamu akan menikmatinya dan akan menggembirakan bapakmu. Ia telah berdo'a di hatinya agar kamu bahagia dunia akhirat. Kalau kamu tidak menerima dan tetap tidak berubah, akibatnya akan kamu lihat nanti dan akan teringat pada hari yang tidak bermanfaat penyesalan. Semua yang akan datang adalah dekat dan pasti terjadi.

* [Disalin dari Buku Dari Minangkabau Untuk Dunia Islam "Otobiografi Syeikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi" (1860 - 1916 M) , Penerbit GRE Publishing , Penerjemah Z. Malin Mudo, Lc., MA , Muhammad Husni, Lc., MA , Afdhil Fadli, Lc., MA , Halaman 92-97]
Read More

Selasa, 24 Januari 2017

Cara mendownload Murottal Al Qur'an Secara Otomatis di Quranicudio.com


Beberapa waktu yang lalu ketika ingin mendownload Murottal Al Qur'an, saya mendapatkan situs yang lengkap menyajikan Murottal Al Qur'an adalah quranicaudio.com , disamping lengkap kualitas murottal nya juga bagus. Kita juga bisa memutar Murottal langsung via websitenya. Website Murottal terbaik untuk saat ini menurut saya. 
Disana kita bisa memilih Qari', kemudian memutar Murottal Qur'an atau mendownloadnya. 
Untuk mendownload nya kita tinggal klik icon download pada tiap Surah nya, akan tetapi jika kita ingin mendownload semua Surah, yaitu 114 Surah (30 Juz) , maka kita harus klik satu persatu tombol download di tiap Surah, atau kita bisa masuk ke directory downloadnya kemudian kita save as satu persatu file nya. Jika kita ingin secara otomatis kita bisa menggunakan aplikasi xtreme download manager (XDM).
Download aplikasi XDM dan Install, 
Kemudian pilih Qari' yang kita ingin download Murottalnya, kemudian pada Surah Al-Fatihah klik kanan pada link download kemudian pilih copy link address.Masuk pada Aplikasi XDM, kemudian pilih menu file, kemudian pilih Batch Download.
Setelah itu paste kan link yang tadi kita copy 

Kemudian sesuaikan pada Address kita masukkan tanda * (asterix) setelah angka 0 , kemudian pada Number, from kita isi 1 dan pada to kita isi 99, sehingga nantinya akan mendownload dari Surah 001 sampai Surah 099. Pada Wilcard Size kita isikan angka 2. Lihat pada First URL, Second URL dan Last URL untuk mengetahui apakah link download yang kita atur sudah benar. Jika sudah kemudian klik OK 

Selanjutnya Klik Check All seperti gambar diatas,  dan centang pada Start Queue Processing, kemudian klik OK untuk memulai download. Tunggu sampai download selesai.

Kemudian kita ulangi langkah berikutnya  untuk mendownload Surah 100 sampai Surah 114 seperti pada gambar dibawah ini.


Sebelum asterix kita ganti angka 0 dengan angka 1, kemudian pada From kita isikan 0 dan pada To kita isikan 14. Sehingga akan mendownload Surah 100 - 114. Klik OK dan tunggu sampai Selesai.

Semoga Bermanfaat,
Read More

Selasa, 03 Januari 2017

Kenikmatan Mengalahkan Hawa Nafsu


Aku perhatikan kecenderungan jiwa ini pada syahwat (hawa nafsu) terlalu berlebihan, sampai-sampai bila jiwa ini telah condong paday, jiwa ini juga akan membawa hati, akal dan pikiran ikut condong padanya, sehingga hampir-hampir seseorang tidak bisa mengambil manfaat apapun dari nasihat (yang diberikan kepadanya)

Suatu hari aku menyeru jiwaku yang telah cenderung secara total pada hawa nafsunya, "Celaka engkau! Berhentilah sejenak! Biarkan aku bicara padamu beberapa kata, kemudian (setelah itu) lakukanlah apapun yang ingin engkau lakukan!"

Jiwaku menjawab, "Katakanlah, aku akan mendengarnya."

Aku berkata, "Memang telah nyata bahwa kecenderunganmu pada hawa nafsu yang diperbolehkansangat sedikit. Adapun kecenderunganmu paling besar adalah pada hal-hal yang diharamkan. Aku akan mengungkapkan kepadamu tentang dua hal, sehingga mungkin saja engkau akan melihat dua hal yang manis sebagai dua hal yang pahit.

Adapun hawa nafsu yang diperbolehkan, maka itu bebas untukmu. Akan tetapi jalan untuk menitinya itu berat, karena kadang harta tak mampu unuk bisa menggapainya, upaya pun kadang tidak bisa menghasilkan sebagian besar darinya, dan waktu yang begitu berharga menjadi hilang dikarekannya. Lalu juga hati menjadi tersibukkan dengannya, pada waktu upaya untuk meraihnya, dan pada saat berhasil meraihnya, serta (menjadi tersibukkan juga) dengan perasaan khawatir tidak bisa meraihnya. Kemudian hal itupun akan dikacaukan dengan kekurangan yang ada padanya, yang sudah tak samar lagi bagi setiap mumayyiz (anak yang sudah bisa membedakan baik dan buruk); Bila itu adalah makanan, maka kekenyangan akan menimbulkan berbagai penyakit. Bila itu adalah sosok seseorang, maka (kekurangannya adalah akan ada) rasa bosan, perpisahan atau perangainya yang buruk. Kemudian persetubuhan yang paling banyak membuat badan lemah...dan hal-hal lainnya yang sangat panjang penjabarannya.

Adapun hal-hal yang diharamkan, maka itu mencakup hal-hal yang telah kami isyaratkan (di atas) berupa hal-hal yang dibolehkan, ditambah lagi bahwa keinginan yang diharamkan itu merupakan aib bagi kehormatan seseorang, dan merupakan hal-hal yang diduga kuat akan mendatangkan hukuman di dunia dan mempertontonkan skandal aibnya. Pun di sana ada ancaman kelak di akhirat. Kemudian ada juga rasa gelisah setiap kali orang yang bertaubat mengingatnya"

Dalam hal kuatnya upaya mengalahkan hawa nafsu terdapat kelezatan yang melebihi semua bentuk kelezatan lainnya.Tidaklah kau llhat bagaimana orang yang dikalahkan hawa nafsu menjadi hina dikarenakan dia dibuatnya menjadi pecundang? Berbeda dengan orang yang berhasil mengalahkan hawa nafsu, dia menjadi orang yang hatinya kuat dan mulia, karena dia telah mengalahkan (menang).

Maka berhati-hatilah... jangan sampa1 mesihat. hal yang diinginkan dari sisi keindahannya semata, sebagaimana seorang pencuri melihat lezatnya mengambll harta dari tempat penyimpanannya yang terjaga, dan tidak melihat hukum potong tangan dengan mata pikirannya.

Hendaknya manusia membuka mata hatinya untuk merenungkan akibat kesudahan perbuatannya, berubahnya
kelezatan menjadi kekeruhan, dan berbalik tidak lagi  menjadi suatu yang lezat, baik karena menjemukan, atau karena penyakit lainnya, atau karena kelezatan ini terputus dengan terputusnya hubungan dengan yang dikasihi; sehingga maksiat yang pertama bagaikan satu suapan yang dimakan orang yang lapar, ia tidak bisa menghilangkan perihnya rasa lapar, bahkan menjadikannya terus menginginkan makanan.

Hendaknya manusia mengingat-ingat lezatnya mengalahkan hawa nafsu, dengan merenungkan berbagai faidah kesabaran atasnya, karena barangsiapa yang diberi taufik untuk bisa melakukannya, maka keselamatan dirinya begitu dekat.

- Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Darul Haq -
Read More

Minggu, 01 Januari 2017

Rahasia-rahasia yang Terpendam dalam Jiwa


Aku perhatikan tentang dalil-dalil adanya Allah Yang Maha Haq, maka aku mendapatkannya lebih banyak dari butiran pasir. Dan aku perhatikan yang paling menakjubkan adalah :

Bahwa kadang manusia menyembunyikan hal yang tidak diridhai oleh Allah, lalu Allah menampakkannya pada dirinya meski setelah berlalu beberapa waktu. Atau Allah menjadikan lidah-lidah (manusia) menuturkannya meskipun orang-orang tidak menyaksikannya. Terkadang juga menjadikan si pelaku tertimpa suatu penyakit, di mana Allah mempermalukan si pelaku dengan penyakit di hadapan orang-orang. Sehingga ini menjadi jawaban dari setiap dosa yang dia sembunyikan. Hal itu agar orang tahu bahwa terdapat Dzat yang membalas atas suatu dosa. Tak ada tirai atau penghalang yang bisa menutupi dari takdir dan kuasaNya. Tak ada amal yang sia-sia di sisiNya.

Demikian pula seseorang menyembunyikan ketaatan, maka itu pun akan tampak pula. Orang-orang akan memperbincangkannya dan bahkan (memperbincangkan) lebih dari itu, sampai-sampai mereka pun tak tahu apakah orang itu punya dosa, dan mereka tak ményebut orang  itu, kecuali dengan berbagai kebaikan; agar diketahui bahwa disana ada Rabb yang tidak menyia-nyiakan amal seseorang. Hati manusia benar-benar tahu keadaan seseorang dan mencintainya atau antipati dan mencelanya, atau menyanjungnya sesuai dengan ikatan yang terjalin antara orang tersebut dengan Allah,  karena Allah akan mencukupinya dari segala keresahan, dan menolak darinya setiap keburukan. 

Dan tidaklah seseorang memperbaiki hubungan antara dirinya dengan sesama makhluk tanpa memperhatikan (hubungannya dengan) Allah yang Haq melainkan maksud yang ingin dia capai akan berbalik, dan orang yang memujinya akan berbalik menjadi mencercanya.

- Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Darul Haq -
Read More

Manisnya Ketaatan, Sialnya Kemaksiatan


Segala hal yang Allah ciptakan di dunia merupakan bentuk contoh dari apa yang ada di akhirat. Dan segala hal yang terjadi di dalamnya merupakan percontohan dari apa yang terjadi di akhirat.

Adapun yang terjadi di dunia maka setiap orang yang zhalim akan dikenai siksa di dunia atas kezhalimannya sebelum dia disiksa di akhirat kelak. Demikian pula setiap orang yang berbuat dosa. Ini adalah makna dari Firman Allah (yang artinya) :

"Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu." (An-Nisa`: 123).

Mungkin saja seorang yang berbuat maksiat melihat badan dan hartanya selamat, lalu dia menyangka tak ada hukuman (atas perbuatannya). Padahal kelengahannya dari hukuman yang ditimpakan padanya adalah hukuman.

Orang-orang bijak berkata, “Maksiat setelah maksiat merupakan hukuman dari maksiat. Sedangkan kebaikan setelah kebaikan merupakan pahala dari kebaikan."
Bisa juga bahwa hukuman yang disegerakan di dunia itu bersifat maknawi (bukan hukuman yang bersifat materi atau fisik). Sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian ulama Bani Israil, "Wahai Tuhanku! Berapa banyak aku bermaksiat kepadaMu dan Engkau tidak menghukumku!" Maka dijawab, “Berapa banyak Aku menghukummu, namun engkau tidak tahu! Bukankah Aku telah menghalangimu dari nikmatnya bermunajat kepadaKu?"

Maka barangsiapa yang mencermati jenis hukuman ini, niscaya dia dapatkan jenis hukuman ini sudah menantinya. Berapa banyak orang yang menjadikan pandangannya liar, lalu Allah mengharamkan mata hatinya untuk bisa mengambil pelajaran. Atau (orang Yang tiak mengendalikan) lidahnya, lalu Allah menghalanginya dari kejernihan hatinya. atau lebih mendahulukan hal yang syubhat dalam makanannya, lalu hatinya menjadi gelap, tak bisa mendirikan shalat malam, dan terhalang dari manisnya munajat..., dan hal-hal lain yang serupa, Ini adalah hal yang diketahui oleh orang yang biasa mengintrospeksi dirinya (muhasabah).

Sebaliknya, orang yang bertakwa kepada Allah akan segera mendapatkan balasan yang baik di dunia atas takwanya,adapun bentuk balasan setimpal yang jelas dalam bentuk lahiriah, jarang sekali hal itu tertahan. Di antaranya adalah Sabda Nabi Shollalahu'alaihi wasallam

“Sesungguhnya seorang hamba benar-benar terhalang dari rizki dikarenakan dosa yang dia perbuat." [HR.Ahmad no. 21881, Ibnu Majah no. 4022]

Hal seperti ini bila direnungkan oleh orang yang punya mata hati, dia akan melihat balasan dan memahaminya. Sebagaimana yang dikatakan oleh al-Fudhail, "Sungguh, aku benar-benar bermaksiat kepada Allah, lalu aku mengetahui hal itu tercermin dalam perilaku tungganganku dan perangai budak perempuanku."
Dan dari Abu Utsman an-Naisaburi, bahwa tali sandalnya putus kala dia pergi ke shalat Jum'at. Maka dia terhalang beberapa saat untuk memperbaikinya, kemudian dia berkata, “Tali sandalku tidaklah putus kecuali karena aku tidak mandi untuk shalat Jum'at."

Sekiranya seseorang meninggalkan suatu maksiat karena Allah, pastilah dia akan melihat buah hasilnya. Demikian pula bila dia melakukan ketaatan.

- Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Darul Haq -
Read More

Jumat, 30 Desember 2016

Maksud dan Tujuan Menikah


Aku merenungkan faidah-faidah, makna-makna dan pokok-pokok masalah pernikahan; maka aku melihat bahwa tujuan yang paling utama dari pensyariatannya adalah lahirnya keturunan (regenerasi); karena makhluk hidup (seperti kita) ini selalu selalu mengalami penguraian, kemudian bagian tubuh yang terurai ini akan digantikan oleh makanan, kemudian begian pokoknya akan terurai juga , yang itu tidak bisa digantikan oleh apapun juga. Jadi tubuh manusia ini pasti binasa, sedangkan yang diinginkan adalah terus berkelanjutannya waktu dunia, maka keturunan dijadikan sebagai pengganti dari nenek moyang asalnya.

Dan karena bentuk persetubuhan itu tertolak oleh jiwa yang mulia, berupa membuka aurat dan bertemunya sesuatu yang kurang elok dipandang oleh dirinya sendiri, maka dijadikanlah syahwat birahi untuk mendorong seseorang melakukannya; agar maksud yang diinginkan bisa tercapai.

Kemudian aku perhatikan bahwa tujuan utama ini diikuti juga oleh tujuan yang lain, yaitu mengeluarkan air mani yang bila terus ditahan, keberadaannya akan menjadi penyakit. Bila berkumpulnya mani terus bertambah, itu akan membuat resah, seperti resahnya seorang yang menahan air kencingnya. Hanya saja dari sudut esensinya, kegelisahan yang ditimbulkan oleh tertahannya mani lebih berat daripada kegelisahan yang ditimbulkan secara fisik oleh tertahannya air seni. Banyak bertumpuknya mani dan lamanya ia tertahan (di dalam tubuh) akan menyebabkan berbagai penyakit yang sulit untuk disembuhkan.

Maka barangsiapa yang menginginkan anak yang cerdik dan memenuhi kebutuhan biologisnya, hendaknya dia memilih siapa yang akan dia nikahi:

Bila dia ingin mencari istri, hendaknya melihatnya dulu. Bila wanita itu menarik hatinya, maka hendaklah dia menikahinya. Imam Ahmad telah menyatakan bolehnya seorang lelaki melihat sesuatu yang sebenarnya menjadi aurat dari perempuan yang ingin dia nikahi. Yang beliau maksudkan di sini adalah yang lebih dari sekadar melihat wajah.

Kemudian bagi orang yang hendak memilih istri, hendaknya dia mengecek tentang akhlaknya, karena akhlak termasuk hal yang tersembunyi. Bentuk fisik (yang indah) bila tanpa diiringi bagusnya jiwa, tak ubahnya seperti tanaman hijau dan bagus yang tumbuh di tempat kotor. Padahal mendapatkan anak yang cerdas menjadi tujuan yang ingin dicapai.

Maka barangsiapa yang mampu mendapatkan wanita yang shalihah, baik secara fisik maupun jiwa, hendaknya dia menutup mata dari berbagai kekurangannya. Sang perempuan juga hendaknya berupaya untuk mencari hal-hal yang membuat suami ridha. Ketika dekat tidak membuat jemu, kala jauh tidak membuat lupa. Sang istri hendaknya berani untuk mempersembahkan berbagai aksi untuk sang suami. Dari situ akan terwujud dua maksud; memperoleh anak dan bisa memenuhi kebutuhan biologis. Kemudian bila dia memang mampu untuk memperbanyak, lalu dia menambahkan (istri) yang lainnya, dan dia tahu bahwa dengan hal itu dia akan mencapai tujuan yang membuat hatinya lebih tenang, maka itu lebih utama bagi kondisinya.

Tapi kalu dia takut terjadi kecemburuan yang membuat hati menjadi terusik -padahal kita telah mengupayakan untuk membuat hati ini fokus dengan apa yang ingin dicapai -, atau takut akan keberadaan istri yang molek yang bisa melupakan akhirat, atau yang meminta hal yang membuat suami keluar dari sikap wara', maka cukuplah satu istri baginya.

Mencintai wanita yang dicinta bisa menyalurkan air mani yang terkumpul, sehingga akan menghasilkan diperolehnya anak yang cerdik, dan sekaligus terpenuhinya kebutuhan biologis yang sempurna.

- Shaidul Khatir. Ibnul Jauzi. Darul Haq -
Read More