Selasa, 28 Februari 2017

Kasih Sayang Rasulullah kepada Kaum Muslimin di Hari Kiamat


Kasih sayang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terus berlanjut hingga hari kiamat. Hari dimana seorang hamba sangat membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Hari dimana tidak bermanfaat harta benda dan anak-anak. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam sangat sibuk memikirkan nasib umatnya pada hari itu. Sampai-sampai Beliau menyimpan doa beliau yang sangat khusus sampai hari kiamat sebagai bentuk syafaat beliau kepada umatnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) :

"Sesungguhnya setiap Nabi mempunyai satu doa yang mustajab. Setiap Nabi sudah menggunakan doa tersebut di dunia. Aku ingin menggunakan doa itu kelak untuk memberi syafaat kepada umatku pada hari kiamat. Syafaat ini -insya Allah- pasti akan didapatkan oleh meraka yang meninggal dari umatku dan tidak menyekutukan Allah" [ HR Bukhari (5945), Muslim (199), Tirmidzi (3602), Ibnu Majah (4307), Ahmad (9500), Malik (494), Darimi (2467) dan Ibnu Hiban (6196)]

Syafaat ini berlaku bagi umat islam yang tidak menyekutukan Allah. Mungkin kasih sayang paling indah di hari kiamat adalah kisah permohonan syafaat seluruh makhluk agar segera dihisab. Dimana saat itu manusia merasakan kesusahan dan penderitaan yang tidak mampu mereka tanggung. Kemudian Rasulullah pergi menuju bawah arsy untuk memintakan syafaat. Rasulullah sujud kepada Allah yang Maha Mulia. Kemudian Rasulullah memuji Allah dengan pujian yang belum pernah diucapkan oleh seorangpun.

Maka Rabb yang Maha Mulia Berkata, "Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu. Mintalah, engkau akan diberi. Mohonlah syafaat, engkau akan diberi syafaat." . Kemudian Rasulullah memintakan syafaat untuk umatnya. Beliau melakukan apa yang tidak pernah dilakukan oleh nabi-nabi lainnya. Ketika diminta, beliau tidak mengatakan , diriku, diriku. Namun beliau bersabda, "Umatku, umatku.". Demi Allah, ini merupakan bentuk kasih sayang yang paling agung!!

Disalin dari buku Inilah Rasul Sang Penyayang, 


EmoticonEmoticon