Langsung ke konten utama

Nilai Waktu


Seorang manusia seyogyanya tahu nilai mulianya zaman dan berharganya waktu, sehingga dia tidak menyia-nyiakan waktunya walau sekejap selain untuk ketaatan, dan mendahulukan ucapan dan amalan yang paling utama baru kemudian yang lebih utama.
Hendaknya niatnya dalam melakukan kebaikan selalu dihadirkan, tanpa dihinggapi kelesuan dalam berbagai amalan yang mampu untuk dikerjakan oleh badan. 

Dahulu sekelompok kaum Salaf bergegas-gegas untuk memanfaatkan setiap penggal waktu.
Dinukilkan dari Amir bin Abd Qais bahwa ada seorang lelaki yang berkata kepadanya, "Ajaklah aku bercengkrama!" Dia pun menjawab, "(Kalau begitu) tahanlah (peredaran) matahari!"
Ibnu Tsabit al-Bunani berkata, "Aku pergi untuk mengajak bicara ayahku, maka ayahku berkata, 'Wahai anakku! Biarkanlah aku, karena aku ini sedang membaca wirid (harian)ku yang keenam'."
Sekelompok orang masuk menemui sebagian kaum Salaf pada saat (menjelang) kematiannya, dan (pada waktu itu) dia tengah melakukan shalat. Maka dikatakan (beberapa perkataan) kepadanya (Yakni, orang-orang mencela dan memintanya untuk beristirahat) lalu dia menjawab, “Saat ini lembaran amalku hendak ditutup."

Kalau manusia tahu meski dia telah berupaya semaksimal mungkin untuk bersungguh-sungguh bahwa kematian pasti akan menghentikannya dari amal, maka dia akan beramal semasa hidupnya dengan amalan yang pahalanya akan terus mengalir selepas matinya. Kalau dia mempunyai sesuatu dari dunia, dia bisa mewakafkan sesuatu, menanam tanaman, mengalirkan sungai, berupaya untuk mendapatkan keturunan yang akan senantiasa ingat kepada Allah setelah dia meninggal, sehingga dia akan mendapat pahala, atau menyusun buku dalam suatu cabang ilmu; karena karya seorang alim merupakan 'anaknya yang abadi'. Dan hendaknya dia mengamalkan kebaikan dan menguasai ilmu tersebut sehingga dari perbuatannya bisa ditransfer apa yang bisa diteladani oleh orang lain; itulah yang tidak akan mati.

Sungguh, sekelompok orang telah mati, padahal mereka masih hidup di tengah-tengah manusia.

- Shaidul Khatir, Ibnul Jauzy , Darul Haq -

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceramah Islam : Pembahasan Kehidupan Setelah Kematian

Pembahasan Materi Kehidupan Setelah Kematian Oleh Ustadz Abdullah Zaen MA, dibagi menjadi beberapa bagian , yang diambil dari Kitab Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad Rahimahulullah, berikut pembagian nya :
1. Pembahasan tentang perjalanan anak adam diakhirat bagian 1 :   alternative download 2. Tanda-tanda Hari Kiamat :   alternative download 3. Dahsyatnya Hari Kiamatalternative download 4. Menyusuri Alam Akhiratalternative download 5. Perjalanan Hidup Sesudah Mati : alternative download 6. Keadaan Orang Kafir dan Munafik di akhirat  : alternative download 7. Ketika Kematian Telah Matialternative download
Untuk mendownloadnya, silahkan klik pada Judul Materi diatas, atau bisa lewat alternatife download link via mediafire (pilih salah satu saja) . Kesemua link tersebut diambil dari sumber : sini Silahkan bagi yang ingin mendownload langsung dari sumbernya,  Semoga bermanfaat, :)

Download Murottal Al Quran Ustadz Ulin Nuha

Beberapa Murottal yang sering kami dengarkan selain Murottal dari Ustadz Abu Usamah, juga ada murottal Ustadz Ulin Nuha, untuk lebih lengkapnya bisa di cari di youtube atau dengan klik disini , daftar Surat nya antara lain : 1. Surat An Naba 2. Surat An Naziat 3. Surat Abasa 4. Surat At Taqwir 5. Surat Al Infithor 6. Surat Al Muthafifin
Kami telah convert kan menjadi format mp3 supaya lebih mudah di gunakan, berikut link download nya : download
7. Surat Al Fatihah dan Al Baqarah Ayat 1 - 141 = download dari sumbernyaatau download via mediafire (silahkan pilih salah satu)

Semoga Bermanfaat :)


Baca Juga : Jangan Khawatirkan Rezekimu Gupak pulute ora mangan nangkane Mainan itu bernama Dunia Dampak Buruk Maksiat Shaidul Khatir Ibnul Jauzi

Install AYAT Aplikasi Quran lengkap di Linux Ubuntu

Berikut tutorial singkat menginstal Aplikasi 'AYAT' pada Linux Ubuntu, aplikasi Al Qur'an bagus yang dibuat dan dikembangkan oleh King Suud University (KSU) Saudi Arabia. Berikut sedikit devinisi aplikasi Ayat ini pada web KSU : Ayat is a cross platform Quranic software with unique features, translated to many languages. currently installed on more 1,000,000 PC world wide.  Bagi yang ingin mencoba secara online, bisa masuk ke http://quran.ksu.edu.sa/index.php?l=en ,

Untuk instalasi pada Sistem Operasi Windows, tinggal download aplikasinya di http://quran.ksu.edu.sa/ayat/?l=en kemudian install seperti biasa.

Untuk instalasi pada Linux Ubuntu, berikut tutorial singkat nya :

Cara ini bisa digunakan pada Ubuntu 16.04/15.10/15.04/14.04/12.04/Linux Mint 17.x/17/13 dan sejenisnya.

Pertama Install Adobe Air terlebih dahulu .

Buka terminal, jalankan command :

wget -O adobe-air.sh http://drive.noobslab.com/data/apps/AdobeAir/adobe-air.sh chmod +x adobe-air.sh;sudo ./adobe-air…