Langsung ke konten utama

Syarat-syarat agar Doa Mustajab



10 Syarat agar doa Mustajab (dikumpulkan oleh Ibnu Jamaah dalam 3 bait syair). Para ulama berkata, bahwa syarat doa yang mustajabah diantaranya adalah :

1. Dalam keadaan bersuci
2. Membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad Shallalahu 'alaihi wasalam.
3. Disertai dengan penyesalan dan taubat.
4. Berdoa diwaktu-waktu mustajabah (antara adzan dan iqomat, di 1/3 malam terakhir, dihari jumat khususnya selepas shalat ashar hingga matahari terbenam)
5. Khusyuk didalam berdoa (menghadirkan hati)
6. Berbaik sangka kepada Allah Subhanahu wa ta'ala (karena Allah sesuai persangkaan hambanya)
7. Hendaknya makan dari sumber yang halal
8. Berdoa tidak dengan doa maksiat
9. Diawal doanya disertai dengan penyebutan Asmaul Husna yang sesuai dengan permohonannya, (misal mau memohon rizki maka doanya Ya Allah, Ya Razzaq, Ya Kariim)
10. Memohon dengan penuh kesungguhan.
sumber

Berikut beberapa tambahan lagi terkait dengan doa :

Alhamdulillah

Syarat berdoa banyak, di antaranya:

1. Tidak berdoa kecuali kepada Allah Azza Wajalla. Nabi sallallahu aliahi wa sallam mengatakan kepada Ibnu Abbas, “Jika engkau meminta, maka memintalah kepada Allah. Kalau engkau meminta bantuan, mintalah bantuan kepada Allah.” (Dinyatakan shahih oleh Albani dalam Shahih Al-Jami’, no. 2516. HR. Tirmizi)

Dan ini makna dari firman Allah Ta’ala:

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلا تَدْعُو مَعَ اللَّهِ أَحَداً (سورة الجـن: 18(

“Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” (QS. Jin: 18)

Syarat ini termasuk syarat doa yang paling agung. Tanpanya tidak akan diterima doa dan tidak akan diangkat amalannya. Diantara manusia –ada yang berdoa kepada mayit dan menjadikannya sebagai perantara antara mereka dengan Allah. Mereka menyangka bahwa orang-orang sholeh dapat mendekatkan kepada Allah dan sebagai wasitah (perantara) mereka disisi Allah Subhanah. Mereka merasa berdosa dan tidak ada kedudukan di sisi Allah. Oleh karena itu mereka menjadikan perantara dengan berdoa kepada mereka selain Allah. Sementara Allah subhana Wata’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ (سورة البقرة: 186(

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

2. Bertawasul kepada Allah dengan salah satu macam tawasaul yang diperbolehkan.

3. Tidak tergesa-gesa. Karena ia termasuk kekeliruan dalam berdoa yang menghalangi terkabulnya doa. Disebutkan dalam hadits:

يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ يَقُولُ: قَدْ دَعَوْتُ اللَّهَ، فَلَمْ يَسْتَجِبْ لِي (رواه البخاري، رقم 6340 ومسلم، رقم 2735(

“Dikabulkan salah seorang diantara kalian (doanya) selagi tidak tergesa-gesa. Seraya dia mengatakan, “Saya telah berdoa dan belum dikabulkan untukku.” (HR. Bukhori, no. 6340 dan Muslim, no. 2735).

Dalam Shahih Muslim, no. 2736:

لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ , مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ "، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ مَا الِاسْتِعْجَالُ؟، قَالَ: " يَقُولُ: قَدْ دَعَوْتُ وَقَدْ دَعَوْتُ , فَلَمْ أَرَ يَسْتَجِيبُ لِي , فَيَسْتَحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ "

“Doa seorang hamba senantiasa terkabulkan selagi tidak berdoa untuk dosa, memutus kekerabatan dan selagi tidak tergesa-gesa.” Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah apa tergesa-gesa itu?” Beliau menjawab, “Dia berkata, aku sudah berdoa, aku sudah berdoa tapi aku tidak melihat dikabulkan sehingga dia merasa kecewa akan hal itu lalu dia meninggalkan doa.”

4. Berdoa bukan untuk dosa dan memutus (kekerabatan) sebagaimana hadits tadi. “Doa seorang hamba akan dikabulkan selagi tidak berdoa untuk dosa dan memutus silaturrahim.

5. Berbaik sangka kepada Allah. Rasulullah saw bersabda, “Allah Taala berfirman,

“Aku tergantung persangkaan hambaKu kepadaKu.” (HR. Bukhari, no. 7405, Muslim, no. 4675)

Juga disebutkan dalam hadits Abu Hurairah,

ادْعُوا اللهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالْإِجَابَةِ (رواه الترمذي , وحسنه الألباني في صحيح الجامع، رقم 245)

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin bahwa doa kalian akan dikabulkan.” (HR. Tirmizi, dinyatakan hasan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami, no. 245)

Siapa yang bersangka baik kepada Allah, maka Allah akan balas dengan kebaikan yang banyak, akan ditebar kepadanya berbagai karuniaNya.

6. Hadirnya hati. Hendaknya orang yang berdoa menghadirkan hati dan merasakan keagungan siapa yang dia berdoa kepadanya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ لَاهٍ (رواه الترمذي، رقم 3479 وحسنه الألباني في صحيح الجامع، رقم 245)

“Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmizi, no. 3479, dinyatakan hasan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami, no. 245)

7. Mengkonsumsi yang halal. Allah Taala berfirman,

إنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ (سورة المائدة: 27)

“Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Maidah: 27)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyatakan bahwa doa tertolak bagi orang yang makan dan minum serta memakai barang yang haram. Disebutkan dalam hadits bahwa beliau menyebutkan seseorang yang sehabis menempuh safar, kusut dan dekil, lalu dia mengangkat kedua tangannya ke langit dan mengucapkan, ya rabbi ya rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan tumbuh dari barang haram, bagaimana doanya diterima?! (HR. Muslim, no. 1015)

Ibnu Qayim berkata, “Demikian pula memakan makanan haram, menghilangkan kekuatannya (kekuatan doa) dan melemahkannya.”

8. Hindari doa yang melampaui batas. Allah Taala tidak menyukai sikap melampuai batas dalam berdoa. Allah Taala berfirman,

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعاً وَخُفْيَةً إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (سورة الأعراف: 55)

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf: 55)

Perhatikan soal no. 41017

9. Jangan sibuk berdoa sehingga meninggalkan kewajiban, seperti meninggalkan kewajiban yang saat itu harus dilakukan atau meninggalkan hak-hak yang saat itu harus ditunaikan, seperti meninggalkan hak orang tua dengan alasan berdoa. Kisah Juraij orang yang ahli ibadah memberikan isyarat akan hal itu, karena dia mengabaikan panggilan ibunya dan melanjutkan shalatnya, sehingga dia meninggalkannya, akhirnya Allah mengujinya.

An-Nawawi rahimahullah berkata, “Para ulama berkata, ‘Ini merupakan dalil bahwa yang benar baginya ketika itu adalah memenuhi panggilan ibunya, karena saat itu dia sedang shalat sunah, melanjutknnya adalah sunah, tidak wajib, sementara memenuhi panggilan ibunya dan berbakti kepadanya merupakan kewajiban dan durhaka kepadanya adalah haram.” (Shahih Muslim, Syarah An-Nawawi, 16/82)

Sebagai tambahan, hendaknya dilihat kitab ‘Ad-Du’a’ Muhamad bin Ibrahim Al-Hamad.

Wallahua’lam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ceramah Islam : Pembahasan Kehidupan Setelah Kematian

Pembahasan Materi Kehidupan Setelah Kematian Oleh Ustadz Abdullah Zaen MA, dibagi menjadi beberapa bagian , yang diambil dari Kitab Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad Rahimahulullah, berikut pembagian nya :
1. Pembahasan tentang perjalanan anak adam diakhirat bagian 1 :   alternative download 2. Tanda-tanda Hari Kiamat :   alternative download 3. Dahsyatnya Hari Kiamatalternative download 4. Menyusuri Alam Akhiratalternative download 5. Perjalanan Hidup Sesudah Mati : alternative download 6. Keadaan Orang Kafir dan Munafik di akhirat  : alternative download 7. Ketika Kematian Telah Matialternative download
Untuk mendownloadnya, silahkan klik pada Judul Materi diatas, atau bisa lewat alternatife download link via mediafire (pilih salah satu saja) . Kesemua link tersebut diambil dari sumber : sini Silahkan bagi yang ingin mendownload langsung dari sumbernya,  Semoga bermanfaat, :)

Download Murottal Al Quran Ustadz Ulin Nuha

Beberapa Murottal yang sering kami dengarkan selain Murottal dari Ustadz Abu Usamah, juga ada murottal Ustadz Ulin Nuha, untuk lebih lengkapnya bisa di cari di youtube atau dengan klik disini , daftar Surat nya antara lain : 1. Surat An Naba 2. Surat An Naziat 3. Surat Abasa 4. Surat At Taqwir 5. Surat Al Infithor 6. Surat Al Muthafifin
Kami telah convert kan menjadi format mp3 supaya lebih mudah di gunakan, berikut link download nya : download
7. Surat Al Fatihah dan Al Baqarah Ayat 1 - 141 = download dari sumbernyaatau download via mediafire (silahkan pilih salah satu)

Semoga Bermanfaat :)


Baca Juga : Jangan Khawatirkan Rezekimu Gupak pulute ora mangan nangkane Mainan itu bernama Dunia Dampak Buruk Maksiat Shaidul Khatir Ibnul Jauzi

Install AYAT Aplikasi Quran lengkap di Linux Ubuntu

Berikut tutorial singkat menginstal Aplikasi 'AYAT' pada Linux Ubuntu, aplikasi Al Qur'an bagus yang dibuat dan dikembangkan oleh King Suud University (KSU) Saudi Arabia. Berikut sedikit devinisi aplikasi Ayat ini pada web KSU : Ayat is a cross platform Quranic software with unique features, translated to many languages. currently installed on more 1,000,000 PC world wide.  Bagi yang ingin mencoba secara online, bisa masuk ke http://quran.ksu.edu.sa/index.php?l=en ,

Untuk instalasi pada Sistem Operasi Windows, tinggal download aplikasinya di http://quran.ksu.edu.sa/ayat/?l=en kemudian install seperti biasa.

Untuk instalasi pada Linux Ubuntu, berikut tutorial singkat nya :

Cara ini bisa digunakan pada Ubuntu 16.04/15.10/15.04/14.04/12.04/Linux Mint 17.x/17/13 dan sejenisnya.

Pertama Install Adobe Air terlebih dahulu .

Buka terminal, jalankan command :

wget -O adobe-air.sh http://drive.noobslab.com/data/apps/AdobeAir/adobe-air.sh chmod +x adobe-air.sh;sudo ./adobe-air…